IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN PERTAMBANGAN (SMKP) PADA INSPEKSI TANGKI DAN PENGUJIAN BELT CONVEYOR GUNA MENINGKATKAN KESELAMATAN OPERASI DI PT. ANTAM TBK. UBPN KOLAKA KECAMATAN POMALAA KABUPATEN KOLAKA

Authors

  • Putri Valentina Putri Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Keywords:

SMKP, inspeksi tangki, belt conveyor, keselamatan kerja

Abstract

Sektor pertambangan memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, sehingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) menjadi hal yang krusial guna meningkatkan keselamatan dalam operasional tambang. Kerja praktik ini dilakukan di PT Antam Tbk. UPBN Kolaka dengan tujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan tangki bahan bakar cair dan tangki timbun, serta menentukan kelayakan operasional belt conveyor. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta dokumentasi. Hasil penelituan diketahui prosedur inspeksi tangki bahan bakar cair dan tangki timbun meliputi pemeriksaan fisik dan visual, pemantauan control dan alat sensor, pengujian pada tangki, pemantauan lingkungan sekitar, pencatatan hasil pemeriksaan, serta uji Non-Destructive Testing (NDT) dan uji ketebalan. Sedangkan belt conveyor diuji kelayakannya melalui pemeriksaan visual, pemeriksaan tidak merusak terhadap konstruksi dan komponen secara visual, pengujian dinamis, dan pengujian statis. Hasil kerja praktik menunjukkan bahwa penerapan SMKP di PT Antam Tbk. UPBN Kolaka berjalan dengan baik, ditandai dengan tersedianya alat pelindung diri (APD) sesuai standar serta hasil inspeksi dan pengujian belt conveyor yang memenuhi syarat operasional. Dengan adanya implementasi SMKP ini, potensi kecelakaan kerja dapat ditekan, operasional menjadi lebih aman, serta produktivitas perusahaan tetap terjaga.

Kata Kunci: SMKP, inspeksi tangki, belt conveyor, keselamatan kerja.

Published

2026-05-25