Model Akuntabilitas Kewirausahaan Lokal dan Pengukuran Aset Tak Berwujud (KI) dalam Mendorong Ekonomi Kreatif dan Digital di Kabupaten Kolaka

Authors

  • Zulkifli Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Andi Musyarrafah Vetriyani Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • Hilda Novitasari Politeknik Negeri Ujung Pandang

Keywords:

Kewirausahaan, Ekonomi Kreatif, Ekonomi Digital, Akuntabilitas, Kekayaan Intelektual.

Abstract

Kabupaten Kolaka, dengan basis sumber daya alam yang kuat (nikel, kakao, dan pariwisata bahari), dihadapkan pada tantangan untuk mendiversifikasi ekonominya melalui pengembangan sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Ekonomi Digital (Ekdig). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kewirausahaan lokal sebagai katalisator, dan mengkaji model akuntabilitas yang tepat untuk mengukur serta melaporkan nilai aset tak berwujud seperti Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari produk Ekraf Kolaka. Metode penelitian kualitatif-eksploratif dengan studi kasus di Kolaka digunakan untuk menganalisis dokumen kebijakan, laporan program pelatihan HKI, dan inisiatif digital lokal (misalnya, aplikasi bank sampah digital "Nampah"). Temuan menunjukkan model akuntabilitas yang diterapkan oleh pemerintah dan mitra cenderung menekankan compliance, sementara UMKM kesulitan mengakses permodalan karena HKI yang dimiliki tidak dapat diukur nilainya sesuai standar akuntansi tradisional. Penelitian ini menyajikan kerangka akuntansi kewirausahaan yang mengintegrasikan pengukuran nilai KI dan model kolaborasi jaringan (Alliance Network Provan & Kenis, 2008) yang lebih adaptif untuk memperkuat daya saing produk unggulan Kolaka di pasar digital

References

Adhie, L. A., & Mulyana, R. (2022). Innovation and Accountability of Local Government in Creative Economic Development. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 12(2), 195-210. DOI: 10.33005/jiana.v12i2.2859

Atikah, I., Zaini, A., & Sumirat, I. R. (2022). Intellectual Property Rights as The Resource for Creative Economic in Indonesia. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 22(4), 451-464. DOI: 10.30641/dejure.2022.V22.451-464

Bappenas. (2022). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Bidang Ekonomi Kreatif 2020-2024. Jakarta: Bappenas.

Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99-120. DOI: 10.1177/014920639101700108

Basri, Y., & Rahmat, F. (2023). The Role of Mining Sector in Regional Economic Growth of Kolaka Regency. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 24(1), 1-15. DOI: 10.21009/JEP.24.1.1

Chen, R., & Hsieh, S. (2024). Network Governance and Accountability in Public-Private Partnerships: A Performance Measurement Framework. Public Administration Review, 84(1), 50-65. DOI: 10.1111/puar.13788

Dewi, P. E., & Darma, G. S. (2021). The Impact of Digital Literacy on MSME Performance through E-commerce Adoption. International Journal of Social Science and Business, 5(4), 701-712. DOI: 10.23887/ijssb.v5i4.44490

Edvinsson, L., & Malone, M. S. (1997). Intellectual Capital: Realizing Your Company's True Value by Finding Its Hidden Brainpower. Harper Business.

Florida, R. (2002). The Economic Geography of Talent. Annals of the Association of American Geographers, 92(4), 743-755. DOI: 10.1111/1467-8306.00314

Gómez-Perales, M. C., & Rivas-Tovar, L. A. (2022). Local public-private partnerships to promote innovation in agricultural value chains: the case of cocoa in Colombia. Revista de Economia e Sociologia Rural, 60(4), e249339. DOI: 10.1590/1806-9479.2022.249339

IAS 38. (2023). International Accounting Standard 38: Intangible Assets. IFRS Foundation.

Lev, B., & Zambon, S. (2022). Intangibles in the New Economy: Valuation, Measurement, and Reporting. Journal of Accounting and Public Policy, 41(4), 106967. DOI: 10.1016/j.jaccpubpol.2022.106967

Novela, I., & Runin, H. S. (2024). Digital Literacy on SME Business Performance and The Mediating Role of Entrepreneurial Skills. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi, 10(3), 847-856. DOI: 10.17358/jabm.10.3.847

Provan, K. G., & Kenis, P. (2008). Modes of network governance: Structure, management, and effectiveness. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(2), 229-252. DOI: 10.1093/jopart/mum017

Puspitasari, E., & Setianto, R. (2023). Digital Transformation Challenges for MSMEs in Developing Regions: A Case Study in Central Java. International Journal of Digital Economy, 4(2), 112-125. DOI: 10.32731/ijde.v4i2.87

Setiawan, B., & Wibowo, S. (2020). Model Akuntabilitas Kinerja Sektor Publik untuk Inovasi Daerah Berbasis Ekonomi Kreatif. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 115-128. DOI: 10.51897/jkp.v11i2.213

Sveiby, K. E. (1997). The New Organizational Wealth: Managing & Measuring Knowledge-Based Assets. Berrett-Koehler Publishers.

Tricahyono, D., & Sudrajat, A. I. (2022). The Role of Digital Literacy in Moderating the Relationship between Digital Capabilities and MSME Business Performance. Jurnal Manajemen Bisnis, 19(3), 205-218. DOI: 10.24843/JMB.2022.v19.i03.p05

UNESCO. (2021). Creative Economy Report: The Future of Cultural and Creative Industries in the Digital Age. Paris: UNESCO Publishing.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Published

2025-11-11