Analisis Pembangunan Desa: Studi pada Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Desa Berdasarkan Pencapaian SDGs Goal 9 (Infrastruktur di Desa Watumelomba, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana)

Authors

  • Regita Cahyani Al-munawara Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Keywords:

Pembangunan desa, pencapaian, SDGs-9, kesejahteraan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa berdasarkan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-9 tentang infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di Desa Watumelomba, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala desa, perangkat desa, pendamping desa, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Watumelomba telah menerapkan prinsip partisipatif, transparansi, dan akuntabilitas publik. Faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan pembangunan meliputi keterbatasan sumber daya (dana dan material), kondisi geografis dan cuaca, serta partisipasi masyarakat. Meskipun menghadapi kendala pendanaan dan aksesibilitas, pembangunan infrastruktur seperti jalan usaha tani, jembatan penghubung, dan drainase telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan mobilitas, efisiensi ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Secara umum, pembangunan infrastruktur di Desa Watumelomba berkontribusi terhadap pencapaian SDGs Desa, khususnya dalam memperkuat konektivitas wilayah, mendorong produktivitas ekonomi lokal, serta mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

References

Adhy, dkk. (2019). Penelitian deskriptif dalam studi sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.

Akbar, G. G., Hermawan, Y., & Karlina, A. L. (2014). Analisis Perencanaan Pembangunan Desa Di Desa Sukamaju Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. 1–8.

Ansell, C., & Gash, A. (2018). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.

Asis Sustiawan. (2022). Efektivitas program SDGs Desa terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Ngabar Ponorogo [Skripsi].

Basri, M. (2022). Pengelolaan, Strategi Desa, Dana Mewujudkan, Dalam Development, Sustainable Di, Goals Somba, Desa Kindang, Kecamatan Bulukumba, Kabupaten Basri, Musfira Studi, Program Administrasi, Ilmu Ilmu, Fakultas Dan, Sosial Politik, Ilmu Makassar, Universitas Muham.

Bintoro. (2008). Implementasi kebijakan publik. Bandung: Alfabeta.

Burhan, Sesa, & Kodrat. (2023). Pembangunan infrastruktur berbasis swadaya masyarakat sebagai strategi adaptasi perubahan iklim. Jurnal Pembangunan Desa Berkelanjutan, 4(2).

Chambers, R. (2017). Participatory rural development: Putting the last first. London: Longman.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (1994). Handbook of qualitative research. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Ernawati, S. K. (2023). Analisis pendekatan komunikasi partisipatif lembaga desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Komunikasi dan Pembangunan, 5(1).

Fan, S., & Zhang, X. (2021). Rural infrastructure and economic growth. World Development Journal, 134(3), 102–119.

Fukuyama, F. (2018). State building: Governance and world order in the 21st century. Ithaca, NY: Cornell University Press.

Handayani, R., dkk. (2023). Infrastruktur sosial-ekonomi dan pengaruhnya terhadap penurunan kemiskinan di desa. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, 12(1).

Iqbal, Z., & Suleman, A. (2010). Pembangunan infrastruktur dan tantangan global di negara berkembang. Jakarta: UI Press.

Isgianti, M. I. A., Negara, J. A., Ekonomi, F., Ilmu, D. A. N., Islam, U., Sultan, N., & Kasim, S. (2020). Analisis pelaksanaan pembangunan dalam pemberdayaan masyarakat desa sungai cina kecamatan rangsang barat kabupaten kepulauan meranti.

Iskandar, Abdul Halim. 2020. SDGs Desa Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan. Jakarta: Pustaka Obor Indonesia.

Koentjaraningrat. (1993). Metode penelitian masyarakat. Jakarta: Gramedia.

Kurniawan, S., & Seftiasari, G. (2024). Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Pada Infrastruktur Dan Inovasi Di Desa Wisata Ketapanrame Kabupaten Mojokerto. Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2), 107–119. https://ejournal.uniramalang.ac.id/jipsos/article/view/5590

Koryati. (2004). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. Jakarta: UNDP Indonesia.

Kuncoro, M. (2010). Ekonomi pembangunan: Teori, masalah, dan kebijakan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Kurniawan, T. (1999). Partisipasi Publik, Konsep Dan Metode (Ernawati & Tedi Kurniawan ). 1–30.

Kurniawan, T., & Ernawati. (1999). Partisipasi publik: Konsep dan metode (pp. 1–30). Jakarta: UI Press.

Laili, TA (2024). Perencanaan Pembangunan Infrastruktur Berbasis SDGs (Pilar Lingkungan Hidup) di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan, 25 (01), 25–40. https://doi.org/10.21009/plpb.v25i01.43148

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2001). Analisis data kualitatif (hal. 15). Jakarta: Universitas Indonesia.

Moleong, L. J. (2014). Metode penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, D. (2022). Pembangunan desa dan pencapaian SDGs di Indonesia. Jurnal Administrasi Pembangunan, 20(3), 45–60.

Radhi, F., Maizuar, M., Wesli, W., Fithra, H., & Jalil, A. (2025). Efektivitas Pembangunan Infrastruktur Perdesaan Melalui Program Dana Desa Kabupaten Pidie Jaya. Teras Jurnal: Jurnal Teknik Sipil, 15(1), 149–160. https://doi.org/10.29103/tj.v15i1.1215

Radhi, A., Pratama, R., & Dewi, M. (2023). Efektivitas pembangunan infrastruktur pedesaan dengan Dana Desa. Jurnal Ekonomi Desa, 7(1), 77–89.

Ramadhani, C. (2022). Program studi ilmu administrasi negara fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas muhammadiyah makassar.

Rezkia, N., & Yunani, R. (2022). Pengaruh Dana Desa dan pembangunan infrastruktur terhadap Indeks Desa Membangun. Jurnal Ilmu Pemerintahan Desa, 6(1), 33–44.

Sjafrizal. (2016). Perencanaan pembangunan daerah dalam era otonomi. Jakarta: Rajawali Pers.

Siagian, Sondang P. 1985. Filsafat Administrasi. Jakarta: Gunung Agung

Sugiyono, 2001. Statistik Untuk Penelitian. Hal 309, Alfabeta Jakarta.

Sugiono, 2019. Metode penelitian kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV. Alfabet.

Suryanto, B., Rahmawati, D., & Yusuf, H. (2019). Dampak pembangunan infrastruktur desa terhadap kesejahteraan masyarakat. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 8(2), 115–130.

Sustiawan, A. (2022). Efektivitas Program SDGs Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Ngabar Ponorogo. 1–168.

Tjokromidjoyo, Bintoro. 2000. Teori Strategi Pembangunan Nasional. Jakarta: PT. Gunung Agung

United Nations Development Programme (UNDP). (2019). Sustainable rural infrastructure report. New York: UNDP.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah.

Undang-Undang Dasar Republik Indonesia dan Perubahannya, (Amandemen I, II, III dan IV), Penabur Ilmu. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Van Meter, D., & Van Horn, C. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.

Wahab, S. A. (2008). Kebijaksanaan: Dari formulasi ke implementasi kebijaksanaan negara. Jakarta: Bumi Aksara.

Winarno, B. (2007). Kebijakan publik: Teori dan proses. Yogyakarta: Media Pressindo.

Zafar Iqbal, & Areef Suleman. (2010). Good governance and development. Journal of International Development, 22(4), 411–425.

Published

2025-11-11