Peran Pendidikan Inklusif terhadap Pengembangan Potensi Anak dengan Down Syndrome di SLB-C Santa Lusia Laut Dendang

Authors

  • Gelora Betania Tamba Universitas Negeri Medan
  • Elsa Angelina Saragih Universitas Negeri Medan
  • Maria Benedikta Pasaribu Universitas Negeri Medan
  • Silvia Margaretta br Ginting Universitas Negeri Medan

Keywords:

Down Syndrome, Pendidikan Inklusif, Pendampingan Emosional, Pengembangan Potensi, Psikopedagogik, Strategi Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran pendidikan inklusif dalam mengembangkan potensi anak dengan Down Syndrome di SLB-C Santa Lusia Laut Dendang, Sumatera Utara. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap guru dan pengasuh, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pembelajaran, pendampingan emosional, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pendidikan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran individual, pembelajaran berbasis pengalaman nyata, dan dukungan emosional guru secara signifikan meningkatkan kemampuan sosial, kognitif, dan kemandirian anak dengan Down Syndrome. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan kebijakan pendidikan inklusif di Indonesia serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan lembaga pendidikan dalam memperkuat sistem pendidikan yang berkeadilan. Implikasi hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pendekatan psikopedagogik dalam pengajaran anak berkebutuhan khusus.

References

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative research in psychology, 3(2), 77-101.

Febriani, R. D., Triyono, Handayani, P. G., & Hidayat, H. (2024). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Padang: Cv. Haqi Paradise Mediatama.

Florian, L., & Black-Hawkins, K. (2011). Exploring inclusive pedagogy. British Educational Research Journal, 37(5), 813–828. https://doi.org/10.1080/01411926.2010.501096

Freitas, T. N., Araújo, N. F. M., Silva, R. S., Araújo, T. W. G., & Silva, I. R. (2021). Síndrome de Down: uma revisão integrativa da literatura (2005–2020). Research, Society and Development, 10(17), e125101724409. https://doi.org/10.33448/rsd-v10i17.24409

Gindis, B. (1995). The social/cultural implications of disability: Vygotsky’s paradigm for special education. Educational Psychologist, 30(2), 77–81. https://doi.org/10.1207/s15326985ep3002_5

Hughes, J. (2006). Inclusive education for individuals with Down syndrome. Down Syndrome News and Update, 6(1), 1-3.

Saputra, A. (2016). Kebijakan pemerintah terhadap pendidikan inklusif. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 1(3), 1-15.

Slee, R. (2019). Belonging in an inclusive world: Rethinking inclusion in education. Scandinavian Journal of Disability Research, 21(1), 259–268. https://doi.org/10.16993/sjdr.640

UNESCO. (2015). Education for All 2000–2015: Achievements and challenges. Paris: UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000248254

UNESCO. (2020). Inclusion in education: Turning commitments into action for children with disabilities. Paris: UNESCO. https://www.unesco.org/en/articles/inclusion-education-turning-commitments-action-children-disabilities

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Published

2025-11-11