Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja dan Modal Usaha, Mikro Kecil (UMK) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018-2022

Authors

  • Deslin Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Kartomo Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Muhammad Syaiful Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Keywords:

Digitalisasi, Pemasaran, Keuangan Digital, Pendapatan, UMKM

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah tenaga kerja dan modal usaha mikro kecil (UMK) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2018–2022. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran UMK sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait, seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, jumlah tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Artinya, peningkatan jumlah tenaga kerja tidak secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi, kemungkinan disebabkan oleh rendahnya produktivitas atau ketidaksesuaian antara keahlian tenaga kerja dengan kebutuhan usaha. Sementara itu, modal usaha UMK tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas tenaga kerja dan efektivitas penyaluran modal agar dapat memberikan kontribusi optimal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

References

Ahmad Nabil Abdurrohim. (2020). Pengaruh Modal, Nilai Produksi, Dan Upah Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Industri Produk Makanan Dan Minuman Umkm Di Kota Kediri.

Alkumairoh, A. F., & Warsitasari, W. D. (2022). Pengaruh Modal Usaha, Jam Kerja Dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil Menengah Pedagang Pasar Gambar Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar. SOSEBI Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi Dan Bisnis Islam, 2(2), 202–219. https://doi.org/10.21274/sosebi.v2i2.6428

Antari, N. K. N., & Utama, M. S. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Rumput Laut. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 8(1), 179–210. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eep/article/view/42871

Aslan, A. P. R. (2016). Pengaruh Tenaga Kerja Dan Konsumsi Masyarakat Terhadap Pertumbuhan Ekonomi DiProvinsi Kalimantan Utara. 1–23.

Duko, H., Pangemanan, P. A., & Katiandagho, T. M. (2018). Analisis Pengaruh Variabel Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Halmahera Timur. Agri-SosioEkonomiUnsrat, 14(1), 95–108.

Ekonomi, J. I., Ekonomi, F., Bisnis, D. A. N., Islam, U., & Alauddin, N. (2020). PENGARUH JUMLAH UMKM DAN JUMLAH TENAGA.

Eriksson, C. (2015). The Solow model. Economic Growth and the Environment, 2021(4), 35–60. https://doi.org/10.1093/acprof:osobl/9780199663897.003.0003

FAJRIN, N. (2018). Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja Dan Jumlah Unit Usah Kecil Menengah (Ukm) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Makassar. 3(2), 91–102.

ghozali. (2015). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23". Universitas Diponegoro, Semarang

Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete SPSS 23. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Published

2025-11-11